Langsung ke konten utama

Perbedaan Antara Tenis dan Badminton

Bulu tangkis dan tenis adalah olahraga raket yang populer secara global. Permainan dapat dimainkan secara individual atau dalam dua set. Namun itu hanya dua kesamaan antara dua olahraga. Ada beberapa perbedaan yang dapat diidentifikasi antara dua game dari peralatan yang digunakan, tata letak lapangan, cara mencetak gol dan format pertandingan. Kedua game ini juga memiliki seperangkat aturan berbeda yang membedakannya.
Perbedaan Antara Tenis dan Badminton

Apa itu Tenis?

Tenis adalah bagian dari olahraga raket yang diakui secara global, yang dimainkan oleh dua lawan individu atau satu set dua lawan. Permainan ini melibatkan memukul bola karet dengan raket dari satu sisi jaring ke sisi lainnya. Tujuan utamanya adalah untuk memukul bola dengan keras sehingga lawan tidak dapat memukul balik untuk membuat pengembalian yang baik.

Tenis dapat ditelusuri kembali ke abad ke-12, ketika pertama kali dimainkan di Prancis Utara. Permainan awalnya melibatkan memukul bola dengan satu tangan. Selama waktu ini olahraga itu disebut sebagai jeu de paume, yang berarti permainan palm dalam bahasa Inggris. Sekitar 1860, permainan ini berkembang menjadi apa yang kita kenal sebagai tenis hari ini oleh Harry Gem dan Augurio Perera. Saat itulah penggunaan raket dalam game didirikan. Sepuluh tahun kemudian, klub tenis pertama dibangun di Leamington Spa.

 Apa itu Badminton?

Badminton adalah olahraga raket populer lainnya yang melibatkan penggunaan raket yang digantung dan kok yang ringan. Ini adalah olahraga raket yang dimainkan menggunakan raket dan gantungan kok yang dirangkai. Permainan dapat dimainkan oleh dua pihak atau sebagai set dua tim, masing-masing tim berisi dua individu.

Permainan ini dimainkan di lapangan persegi panjang yang dipisahkan menjadi dua oleh jaring. Para pemain tetap berada di kedua sisi net dan bergantian memukul shuttlecock di atas net ke sisi lawan. Shuttlecock hanya bisa mengenai satu kali setelah melewati net, ketika jatuh pertandingan berakhir. Permainan ini paling baik dimainkan di dalam ruangan, karena kok sangat ringan dan sering terombang-ambing oleh angin.

Badminton dapat ditelusuri kembali ke tahun 1850 ketika pertama kali dimainkan di British India. Para pejabat militer yang ditempatkan di sana, diyakini sebagai penemu permainan. Pada tahun 1875, Bath Badminton Club menstandarkan aturan permainan ke dalam apa yang kita kenal sekarang.

Perbedaan Antara Tenis dan Badminton

Tata Letak dan Ukuran Pengadilan

Lapangan tenis memiliki panjang 78 kaki dan lebar 36 kaki, sedangkan lapangan bulu tangkis berukuran panjang 44 kaki dan lebar 20 kaki. Lapangan tenis hampir dua kali lipat ukuran lapangan bulu tangkis rata-rata. Jaring dari kedua game juga berbeda. Jaring lapangan tenis berukuran 36 di atas tanah, sedangkan jaring bulutangkis berukuran 60 di atas tanah.

Peralatan

Peralatan yang dibutuhkan untuk setiap permainan berbeda-beda. Tenis membutuhkan raket yang beratnya antara 250 hingga 360 gram. Raket badminton biasanya kurang dari seratus gram. Tenis menggunakan bola yang terasa keras sementara bulutangkis membutuhkan kok. Sepatu yang dibutuhkan untuk setiap permainan pada pertandingan profesional seperti Olimpiade juga bervariasi. Tenis memiliki daftar sepatu tenis yang disetujui sementara bulu tangkis memiliki daftar alas kaki yang disukai.

Gerak kaki

Pola gerak kaki antara kedua game berbeda; pola bulutangkis membutuhkan lebih banyak lunge dan lompatan. Tenis membutuhkan lebih banyak berlari, mulai dan berhenti tiba-tiba.

Sarana yang Cocok

Tenis saat dimainkan sesuai aturan, kemenangan didasarkan pada tim atau lawan dengan 3 set terbaik. Set dimenangkan oleh pemain atau set dari dua pemain tim yang memenangkan enam pertandingan pertama dengan margin 2 pertandingan atau lebih. Untuk memenuhi syarat sebagai pemenang, seseorang juga harus memenangkan 4 poin dan memimpin dalam permainan dengan 2 pointer atau lebih. Dalam bulutangkis plater pertama atau tim pemain pertama yang memenangkan dua puluh satu poin memenangkan pertandingan.

Berarti mencetak poin

Poin dalam sistem penilaian tenis adalah cinta, 15 '30' 40 'dan permainan. Permainan yang diikat dapat diselesaikan dengan melanjutkan putaran sampai pemain memenangkan 2 poin berturut-turut atau satu putaran dimainkan untuk menentukan pemenang. Badminton di sisi lain menggunakan sistem penilaian numerik cinta 1 '2' 3 '. Jika permainan mengikat pada dua puluh poin, permainan berlanjut sampai pemenang dengan margin 2 poin ditetapkan. Jika pertandingan mengikat 29 poin, ronde lain dimainkan untuk menentukan pemenang.

Kesimpulan Tenis vs Badminton

Keduanya adalah game raket yang diakui di seluruh dunia.

Kedua game dimainkan oleh dua individu atau empat individu dalam dua set.

Tenis menggunakan lapangan yang lebih besar dan jaring berjarak 36 inci dari tanah. Lapangan bulutangkis lebih kecil hampir setengah dari ukuran lapangan tenis dan memiliki jaring yang jauh dari tanah.

Untuk menjadi pemenang dalam pertandingan tenis, Anda harus memenangkan 6 pertandingan terlebih dahulu dengan margin 2 pertandingan atau lebih. Badminton mengharuskan pemenang untuk menjadi yang pertama memiliki 21 poin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Antara Sterilisasi dan Sanitasi

Apa itu Sterilisasi?Definisi: Sterilisasi adalah proses di mana semua mikroorganisme tidak aktif atau dibunuh secara langsung. Ini melibatkan penggunaan suhu, berbagai bahan kimia, atau gas, untuk menghancurkan mikroba yang dapat menyebabkan kontaminasi atau penyakit.
Metode: Ada berbagai cara di mana permukaan dan peralatan dapat berhasil disterilkan. Steam adalah cara yang populer tetapi tidak dapat digunakan untuk benda yang sensitif terhadap panas. Dalam kasus tersebut, metode lain perlu digunakan seperti ozon, gas etilen oksida atau bahan kimia cair. Autoclave dapat digunakan untuk peralatan yang tidak sensitif terhadap panas. Instrumen ini menggunakan kombinasi suhu dan tekanan tinggi untuk membunuh mikroba. Gas etilen oksida memiliki kelemahan yang berbahaya bagi manusia sehingga metode autoklaf digunakan sebanyak mungkin.
Apa yang disterilkan: Banyak peralatan medis perlu disterilkan termasuk kateter jantung, implan dan instrumen apa pun yang digunakan untuk melakukan operasi. …

Gambaran Para Sahabat Nabi Muhammad SAW

HASAN BASHRI ditanya, “ceritakanlah kepada kami tentang gambaran para sahabat Rasulullah SAW.”
Hasan Bashri menangis kemudian berkata, Mereka menampakkan tanda-tanda kebaikan dalam watak dan perilaku orang-orang baik, petunjuk kejujuran, pakaian yang kasar karena hemat, berjalan dengan rendah hati, berkata dengan perbuatan, makan dan minum dari rezeki yang baik, taat kepada Tuhan dan patuh kepada kebenaran, baik suka maupun tidak, serta memberi hak dari diri mereka sendiri.
Tengah hari mereka kehausan, tubuh mereka kurus. Mereka menganggap enteng kemarahan makhluk demi meraih ridha sang Khalik. Tidak berlebihan saat marah, tidak sewenang –wenang dalan kezaliman, dan tidak melampaui hokum Allah dalah alQuran.
Mereka sibukkan lidah dengan berzikir. Mereka curahkan darah ketika dimintai pertolongan dan mereka curahkan harta saat dimintai pinjaman. Tidak terhalang oleh rasa takut terhadap makhluk.
Akhlak mereka terpuji, makanan mereka ringan dan sedikit dunia sudah cukup bagi mereka untu…

Biografi Sіngkаt Muhаmmаd Luthfі bіn Yahya (Hаbіb Luthfі)

Dilahirkan dari seorang ѕуаrіfаh, yang mеmіlіkі nаmа dan nаѕаb: sayidah аl Kаrіmаh as Sуаrіfаh Nur binti Sayid Muhѕіn bin Sауіd Sаlіm bіn Sауіd аl Imаm Shаlіh bіn Sayid Muhѕіn bin Sayid Hаѕаn bіn Sayid Imаm ‘Alаwі bіn Sауіd аl Imаm Muhаmmаd bіn аl Imam ‘Alаwі bіn Imаm аl Kabir Sауіd Abdullаh bіn Imаm Sаlіm bіn Imаm Muhаmmаd bin Sауіd Sаhаl bin Imаm Abd Rаhmаn Mаulа Dаwіlеh bin Imаm ‘Ali bin Imаm ‘Alawi bin Sayidina Imam al Faqih аl Muԛаdаm bin ‘Alі Bâ Alаwі.


Sеlаnjutnуа раdа tаhun 1959 M, іа mеlаnjutkаn studinya kе роndоk реѕаntrеn Bеndа Kеrер, Cіrеbоn. Kеmudіаn Indramayu, Purwоkеrtо dаn Tеgаl. Sеtеlаh itu mеlаnjutkаn kе Mеkаh, Mаdіnаh dаn dі negara-negara lаіnnуа. Iа mеnеrіmа іlmu ѕуаrі’аh, thariqah dаn tаѕаwuf dari раrа ulаmа-ulаmа bеѕаr, wali-wali Allаh уаng utаmа, guru-guru yang реnguаѕааn ilmunya tidak dіrаgukаn lagi. 
Dаrі guru-guru tеrѕеbut іа mеndараt іjаzаh Khas (khusus), dan jugа ‘Am (umum) dalam Dа’wаh dаn nasyru ѕуаrі’аh (mеnуеbаrkаn syari’ah), thаrіԛаh, tashawuf, kіtаb-k…